ProdusenBatik.com- Batik Jombang sebenarnya telah ada sejak zaman penjajahan Belanda yang dinamakan batik pacinan dengan motif atau corak kawung yang berwarna terang sebagai ciri khasnya seperti warna merah, kuning, dan hijau.
Pada masa penjajahan Jepang di Indonesia Batik Jombang atau batik pacinan sempat menghilang, hal ini dikarenakan susahnya untuk mendapatkan bahan baku pembuatan batik pada saat itu. Namun sekitar tahun 2000 batik Jombang kembali berkembang dan mulai dikenal kembali oleh masyarakat luas.
Pada awalnya batik Jombang menggunakan motif alam sekitar yang lebih cenderung pada motif floral seperti motif bunga melati, motif tebu, motif cengkeh, pohon jati dan lain sebagainya. setiap motif yang diciptakan biasanya diberi nama, seperti cindenan, peksi atau burung hudroso, peksi manya dan turonggo seto (kuda putih). sedangkan motif batik jombang yang khas yaitu di ambil dari salah satu relief Candi Arimbi yang terletak di Desa Ngrimbi, yang mana Candi ini merupakan Candi peninggalan dari kerajaan Majapahit. dan motif ini melambangkan pintu gerbang masuk kerajaan Majapahit. Sedangkan warna yang digunakan pada batik jombang identik dengan warna-warna yang cerah seperti merah dan hijau.
Leave a Reply